Oleh: kirana09 | Mei 26, 2008

Puisi

Senandung cinta kau nyanyikan untuk aku
membuat hari-hariku penuh warna
kau bagai pelangi
yang selalu memberi warna di hatiku.

Sahabat seperti tangan dengan mata.
Saat tangan terluka, mata menangis.
Saat mata menangis, tangan memghapusnya.
Sampai kapan pun kita akan tetap menjadi “SAHABAT”.

Saat ku lihat burung terbang
saat itu pula aku ingin terbang
meraih cinta sejatiku
tapi cinta sejatiku telah pergi jauh dan kini entah dimana.
Kini aku sedang mencari dimana cinta sejatiku berlabuh.


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.